Pada saat mengirimkan manuskrip, kita sudah membacanya berulang kali dan yakin menuskrip sudah bagus. Jadi, ketika editor mengirim komentar mitra bestari dan meminta kita untuk merevisi dan mengirimkan kembali manuskrip, frustasi mungkin merupakan suatu perasaan yang wajar. Meskipun kita belum mendapatkan umpan balik dari jurnal, semua anggota penulis rasanya sudah memberikan umpan balik. Namun, mau tidak mau kita harus merespon komentar tersebut dengan baik. Pikirkan saja apa yang dapat kita pelajari dari komentar tersebut dan bagaimana komentar itu memengaruhi draf akhir kita.
Apa aspek positif melalui proses penelaahan (reviu) dan revisi?
Terima kasih atas tanggapannya. Meskipun menerima komentar dan permintaan dari mitra bestari bisa membuat perasaan tidak nyaman, manuskrip kita akan menjadi lebih kuat setelah direvisi. Temuan kita akan mejadi lebih bermanfaat bagi peneliti lain jika kita bersedia melakukan percobaan tambahan, memperjelas tulisan, atau memodifikasi penyajian visual dalam manuskrip.
Tulisan singkat ini akan menguraikan mengenai:
- menanggapi mitra bestari, editor dan staf jurnal dengan cara profesional.
- Mengevaluasi lagi unsur utama manuskrip selama revisi.
Petualangan manuskrip
Setelah manuskrip dikirim, mungkin kita merasa cemas menunggu jawaban. Sebenarnya apa yang terjadi terhadap manuskrip kita sementara kita menunggu? Petualangan pertama manuskrip kita mungkin bisa digambarkan seperti pada Gambar 1. Dalam beberapa jam setelah dikirim, staf jurnal akan memeriksa hal-hal sebagai berikut:
- apakah panduan format jurnal yang diberikan sudah diikuti?
- apakah semua file yang dipersyaratkan sudah dipenuhi?
- apakah informasi yang diberikan lengkap dan akurat?

Jika manuskrip yang kita kirimkan tidak memenuhi syarat pengiriman atau mempunyai masalah dalam format atau data, status manuskrip akan diubah menjadi “Tidak dikirim” (“Unsubmitted”) dan dikembalikan ke dasbor. Pemberitahuan biasanya akan dikirim ke penulis koresponden via e-mail. Kita bisa melengkapi kekurangan yang disebutkan dan mengirimkan kembali manuskrip, yang akan ditanggali dan diperlakukan sebagai pengiriman baru. Jika semua syarat telah terpenuhi, manuskrip akan menjalani petualangan kedua seperti disajikan pada Gambar 2.

Setelah semua dinilai lengkap, staf jurnal meneruskan manuskrip ke Editor-in-Chief, Deputy Editor atau Executive Editor untuk dievaluasi. Staf jurnal meneruskan manuskrip ke editor yang menangani yang memiliki pengetahuan dalam bidang yang sesuai dengan penelitian kita. Editor, dan nantinya mitra bestari, akan mengevaluasi manuskrip yang kita kirim berdasarkan pertanyaan panduan berikut dan yang lain:
- Apakah sains baru dan memajukan bidang?
- Apakah manuskrip secara efektif dan akurat melaporkan hasil?
- Apakah manuskrip menarik perhatian basis pembaca jurnal?
- Apakah judul dan abstrak grafis menarik perhatian?
- Apakah abstrak membawa pesan pentingnya dan keterkinian hasil?
Berdasarkan umpan balik mitra bestari dan penilaian mereka sendiri, editor membuat keputusan terhadap manuskrip kita. Jarang sekali manuskrip langsung diterima seperti apa adanya. Akan tetapi, editor dan mitra bestari hampir selalu menyarankan cara untuk memperkuat manuskrip kita.
Jika mitra bestari mempunyai cukup banyak pertanyaan dan editor merasa revisi tidak akan mampu membuat manuskrip memenuhi standar jurnal, manuskrip ditolak. Editor bisa merekomendasikan pindah ke jurnal lain. Penolakan jatuh pada kategori berikut ini, berdasarkan pada situasi:
- Reject after Editorial Review – editor memutuskan menolak sebelum berkonsultasi dengan mitra bestari eksternal.
- Reject after Peer Review – Editor memutuskan menolak setelah menerima umpan balik mitra bestari eksternal.
- Reject and Resubmit – Jurnal memilih tidak melanjutkan manuskrip saat ini tetapi akan menyambut manuskrip baru dengan memperbaiki manuskrip ini di masa datang.
Jika editor dan mitra bestari percaya manuskrip yang kita kirim akan memberi manfaat kepada pembaca jurnal setelah direvisi, kita akan menerima komentar, saran dan daftar pertanyaan sebagai bahan pertimbangan untuk melakukan revisi untuk memperbaiki manuskrip kita. Revisi diminta jika editor percaya manuskrip dapat diperbaiki dan siap dipublikasikan dalam beberapa bulan tanpa merombak secara besar-besaran manuskrip tersebut. Kesempatan inilah yang akan kita gunakan untuk melakukan perubahan yang disarankan. Tip bagaimana mengelola proses ini akan diuraikan berikut ini.

Alasan penolakan
Tidak ada seorangpun yang menginginkan mansukripnya ditolak. Untuk meningkatkan peluang manuskrip kita diterima, kita perlu mengetahui alasan mengapa editor menolak dan mencoba menghindarinya. Editor umumnya menolak manuskrip yang:
- Tidak memajukan disiplin ilmu dengan cara yang berpengaruh
- Tidak akan menarik bagi pembaca jurnal
- Berisi percobaan yang dilakukan dengan lemah
- Kurang bukti pendukung
- Disusun dan/atau dianalisa secara serampangan
- Diluar ruang lingkup jurnal
Jika isu utama adalah kesesuaian ruang lingkup, penerbit mungkin menawarkan untuk memindahkan manuskrip ke jurnal lain untuk evaluasi ulang.
Melakukan revisi
Jika kita menerima pemberitahuan dari editor untuk merevisi dan mengirim kembali manuskrip, mungkin kita merasa kesal kenapa tidak diterima saja seperti apa adanya. Manuskrip tersebut telah kita tulis selama beberapa bulan, mengapa harus ditambah beberapa minggu atau beberapa bulan lagi? Mugkin kita membaca surat keputusan dan komentar mitra bestari secara ogah-ogahan. Mungkin juga kita mengomel seperti, “Mitra bestari ini jelas tidak berkualitas,” dan “Mereka benar-benar tidak bisa menangkap poin pentingnya.” Kecewa dan marah, insting pertama kita adalah mengabaikan semua saran dan ingin melawan mereka. Mungkin pada kesempatan pertama kita belum siap menanggapi secara rasional. Mungkin kita perlu merenung untuk membuat tanggapan secara rasional komentar editor dan mitra bestari.
Mitra bestari adalah para ahli yang dipilih secara hati-hati yang memiliki pengetahuan luas dan mendalam di bidang penelitian kita. Mereka, jurnal editor dan staf jurnal, adalah profesional yang melakukan pekerjaannya dengan kemampuan terbaik mereka. Oleh sebab itu, sebaiknya semua komentar ditanggapi dengan cara yang sopan dan hormat. Ingat bahwa banyak jurnal membagi tanggapan kita dengan mitra bestari sehingga tetap bertindak profesional membantu menjaga reputasi kita dalam bidang kita. Salin setiap komentar ke dalam dokumen baru dan tanggapi setiap komentar. Tanggapan yang kita lakukan mungkin meliputi:
- membuat perubahan seperti yang diminta;
- membuat perubahan dengan cara yang berbeda, kemudian memberi penjelasan alasannya;
- memilih tidak membuat perubahan, dan memberi alasan yang memperkuat keputusan ini.
Kirimkan dua versi manuskrip, versi bersih dan versi dengan pelacakan perubahan sebagai informasi pendukung hanya untuk reviu saja untuk mempermudah editor dan mitra bestari melihat perubahan yang kita buat.
Kadang-kadang mitra bestari mengajukan pertanyaan atau membuat komentar yang membuat kita berpikir, “Mengapa anda tidak mengerti? Saya benar-benar jelas!” atau, “Mengapa mereka meminta saya untuk menambahkan ini? Ini sudah ada di halaman 9.” Dalam kasus seperti ini, ambil labgkah mundur dan ingatkan diri kita sendiri bahwa mitra bestari adalah profesional yang berpengatahuan. Mereka juga mewakili target pembaca kita. Sesuatu yang mungkin jelas bagi kita, belum tentu jelas bagi mitra bestari, dan mungkin juga bagi pembaca jurnal. Ini yang menjadi perhatian kita untuk manjamin pesan yang kita tuliskan sampai pada pembaca.
Barangkali tiop berikut bermanfaat dalam mengevaluasi komentar mitra bestari:
- Coba untuk memahami bagaimana mitra bestari sampai pada kesimpulan tersebut.
- Perhatikan peran kita dalam menyampaikan pesan secara jelas.
- Bicarakan dengan ko-penulis;
- Susun ulang kalimat untuk memperjelas.
- Sediakan dukungan ilmiah.
- Uraikan bagaimana kita menanggapi komentar yang dimunculkan mitra bestari.
Jika kita memilih untuk tidak melakukan perubahan atau perlu lebih banyak informasi untuk melakukan perubahan, berikut adalah contoh bagaimana menanggapinya secara profesional.
Mitra bestari ini tidak memiliki kualitas untuk menelaah manuskrip saya.
Our experience is somewhat different on this matter. Our results and other published findings support our assertion that…
Tip: Jurnal memilih mitra bestari dengan sangat hati-hati terhadap perspektif dan keahlian mereka. Mitra bestari mungkin tidak melihat hal tersebut dari perspektif kita, tetapi itu tidak berarti masukan mereka kita potong. Ingat bahwa mitra bestari yang kita pertanyakan mungkin seseorang yang kita sarankan.
Mitra bestari ini sangat bias terhadap karya kita.
We recognize that alternative techniques and models exist, but our results support the conclusions we have laid out in the manuscript. In particular, data in Figure X shows that…
Tip: Selalu anggap maksud positif. Jangan menyerang personal, meskipun kita tidak setuju pendekatannya.
Komentar tentang tata bahasa ini tidak penting.
We have addressed the error in our revised draft.
Tip: Jemput perang kita! Jika koreksi memperbaiki kalimat kita, pertimbangkan untuk menerimanya, dan batasi jumlah kita mengatakan “tidak” pada komentar mitra bestari.
Mitra bestari salah memahami percobaan/hasil kita.
Some information in the manuscript was not as clear as we intended, and we have made adjustments to the relevant sections of the texts [specify areas where you made changes].
Tips: Jika sesuatu tidak jelas, ambil tanggung jawab untuk memperbaiki bagaimana menyampaikannya.
Komentar ini salah dan tidak berhal penjelasan.
We did not intend for our paper to indicate [kesimpulan salah dari mitra bestari]. Instead, data in Figure X and Y show [informasi benar]. We have adjusted the text slightly to clarify.
Tip: Daripada membuat pengakuan umum dan mengabaikan komentar mitra bestari, lebih baik menjelaskan isu secara ilmiah dan mendukungnya dengan bukti.
Sebagai penutup, gunakan proses revisi ini sebagai kesempatan untuk membaca kembali semua unsur kunci manuskrip. Apakah editor dan mitra bestari memberi komentar atau tidak terhadap sesuatu, sesuatu yang bijaksana untuk membaca kembali unsur kunci manuskrip kita sebelum mengirim lagi untuk menjamin perubahan yang kita buat selama revisi tidak memengaruhi aliran manuskrip atau memasukkan kesalahan baru.
(hs)


Leave a comment