Teknologi partikel dan ekonomi sirkular: Catatan APT 2024 Sydney hari pertama

Asian Particle Technology Symposium (APT) ke-9 diselenggarakan pada tanggal 1-4 Desember 2024 di Sydney. APT yang diprakarsai oleh Society of Particle Technology Japan ini diadakan setiap tiga tahun sekali.

Ada beberapa hal yang perlu dicatat pada plenary lecture hari ini yang diberikan oleh 5 orang ahli di bidang Teknologi Partikel, 3 profersor pada sesi pagi dan 2 profesor pada sesi siang. Karena tema simposium kali ini adalah “Engineering a Sustainable Future”, sebagian besar pembicara menghubungkan bidang teknologi partikel dengan ekonomi sirkular.

Transisi dari energi yang berbasis fosil ke energi terbarukan untuk menuju ke emisi karbon bersih nol pada tahun 2050 tidaklah murah. Selain bahan yang ada sekarang ini tidak mencukupi, teknologi yang sudah mapan juga masih sangat terbatas sehingga perlu inovasi yang luar biasa untuk mewujudkannya. Teknologi partikel memainkan peran yang sangat penting dalam inovasi tersebut. Menurut salah satu pembicara perlu pergeseran paradigma dalah sains untuk mengatasi tantangan global karena adanya jurang pemisah antara pengetahuan yang ada saat ini dan pengetahuan untuk mengisinya.

Partikel teknologi memainkan peran penting dalam beberapa indutri yang penting untuk dekarbonisasi, dari pertambangan dan pemrosesan mineral; seperti litium dan kobalt sampai pemurnian bahan ini untuk pemakaian dalam aplikasi maju. Bidang katalis, salah satunya, diuntungkan dalam gerakan dekarbonisasi, khususnya dalam merancang nanopartikel untuk menangkap dan mengubah dengan lebih baik energi surya menjadi bahan kimia berharga dan bahan bakar melalui reaksi kimia yang didorong sinar matahari.

Otomobil yang memanfaatkan banyak bahan mineral juga menerima manfaat inovasi dalam teknologi partikel. Pengendalian agregasi dan dispersi nanopartikel, sebagai contoh, dapat dipakai untuk mengontrol daya rekat berbagai komponen dalam otomobil sehingga memudahkan pemisahan yang tajam yang menghilangkan hambatan utama untuk multi-bahan.

Jadi dalam transisi energi menuju emisi karbon bersih nol beberapa membutuhkan:

  • Teknologi partikel untuk menfasilitasi transisi energi
  • Teknologi yang baru muncul untuk menggeser bauran energi ke sumber dengan intensitas karbon lebih rendah
  • Kolaborasi interdisiplin dan lintas sektor
  • Proyek pilot dan skala demonstrasi (mengisi celah TKT)
  • Pemodelan dan analisa
  • Berpikir sistem dan pendekatannya
  • Komunikasi (insinyur-insinyur, insinyur-ilmuwan, insinyur-politikus, insinyur-inventor)

dan beberapa pertimbangan:

  • Minyak dan gas alam akan tetap memainkan peran penting dalam bauran energi
  • Pembawa energi terbarukan dari non-bio (sinar matahari, angin, hidro) dan bio akan tumbuh secara signifikan
  • CCUS akan menjadi teknologi kunci dalam mengurangi emisi CO2
  • AI akan menjadi pusat transisi energi

Comments

One response to “Teknologi partikel dan ekonomi sirkular: Catatan APT 2024 Sydney hari pertama”

Leave a comment