Pilar elektrokimia modern: Paruh pertama abad 20

Pilar elektrokimia modern: Jalinan kelahiran Pilar elektrokimia modern: 1/4 pertama abad 19 Pilar elektrokimia modern: 1/4 kedua abad 19 Pilar elektrokimia modern: 1/2 akhir abad 19 (Bag 1) Pilar elektrokimia modern: 1/2 akhir abad 19 (Bag 2) Fokus pada periode ini adalah kajian energetik dan transport ion. Pada salah satu pendekatan awal untuk mengkarakterisasi larutan … Continue reading Pilar elektrokimia modern: Paruh pertama abad 20

Pilar elektrokimia modern: 1/2 akhir abad 19 (Bag 2)

Pilar elektrokimia modern: Jalinan kelahiran Pilar elektrokimia modern: 1/4 pertama abad 19 Pilar elektrokimia modern: 1/4 kedua abad 19 Pilar elektrokimia modern: 1/2 akhir abad 19 (Bag 1) Setelah pada periode sebelumnya banyak dikembangkan teori peruraian elektrolitik, pada periode akhir abad ke-19 banyak temuan mengenai fuel cell, elektrokimia organik, dan sebagainya. Dipandu oleh Hermann Kolbe … Continue reading Pilar elektrokimia modern: 1/2 akhir abad 19 (Bag 2)

Pilar elektrokimia modern: 1/2 akhir abad 19 (Bag 1)

Pilar elektrokimia modern: Jalinan kelahiran Pilar elektrokimia modern: 1/4 pertama abad 19 Pilar elektrokimia modern: 1/4 kedua abad 19 Pada tahun 1853, Johann Wilhelm Hittorf (1824-1914), seorang ahli fisika Jerman, mengamati bahwa ada ion yang bergerak lebih cepat daripada ion lain pada arus listrik yang diberikan. Temuan ini menuju pada konsep bilangan transport. Beberapa tahun … Continue reading Pilar elektrokimia modern: 1/2 akhir abad 19 (Bag 1)

Pilar elektrokimia modern: 1/4 kedua abad 19

Pilar elektrokimia modern: Jalinan kelahiran Pilar elektrokimia modern: 1/4 pertama abad 19 Masalah utama dengan tumpukan Volta adalah sel tidak mampu menyediakan arus listrik untuk periode waktu yang cukup lama. Pada tahun 1829, Antoine-Cesar Becquerel (1788-1878) menyusun sel arus konstan, yang penerusnya dikenal sebagai sel Daniell. Sel asam-alkali Becquerel dapat mengirimkan arus listrik selama 1 … Continue reading Pilar elektrokimia modern: 1/4 kedua abad 19