Super-absorbent dari kertas bekas berhasil menjuarai Green Wave Environmental Care Competition

Tim Lab. Elektrokimia dan Korosi, Jurusan Teknik Kimia ITS berhasil membawa pulang penghargaan tertinggi “Tertiary Level” pada Green Wave Environmental Care Competition 2015. Upacara penyerahan penghargaan diberikan di Marina Mandarin, Singapura oleh Menteri Lingkungan dan Sumber Daya Air Singapura pada tanggal 26 Februari 2016. Proyek yang diusung adalah super-absorbent aerogel yang dapat digunakan untuk membersihkan tumpahan minyak.

 

Pengumuman pemenang di Strait Times

Foto-foto penganugerahan penghargaan

Green Wave Environmental Care Competition merupakan kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Sembcorp Marine sejak tahun 2003. Ditunjukkan dengan kreativitas, inovasi dan aplikasi praktis berkualitas tinggi, sejumlah 850 siswa mengirimkan 234 proyek untuk kompetisi sepanjang tahun 2015, untuk mengatasi seluruh tantangan lingkungan yang merentang dari pelestarian air dan manajemen limbah sampai perlindungan ekosistem.

Kompetisi 2015 berakhir dengan upacara penyerahan penghargaan tanggal 26 Februari 2016 di Marina Mandarin, dengan tamu kehormatan Menteri Lingkungan dan Sumber Daya Air Singapura, bapak Masagos Zulkifli bin Masagos Mohamad, yang menyerahkan hadiah untuk 59 tim dari kategori SD, SMP, SMA, politeknik dan universitas.

Kompetisi Green Wave, yang dimulai tahun 2003, telah menjadi platform bagi siswa Singapura untuk memamerkan gagasan ramah lingkungan selama 13 tahun. Pada tahun 2014, kompetisi diperluas sampai tingkat universitas dan juga mengundang peserta dari luar Singapura.

Mengomentari perkembangan positif ini, Presiden & CEO Sembcorp Marine Wong Weng Sun, dalam press release mengatakan: “Adanya pemenang dari Indonesia menunjukkan bahwa ada bakat yang sangat banyak untuk penyelesaian lingkungan inovatif di region ini. Melalui Green Wave, kami ingin mendorong tukar menukar gagasan inovatif untuk membantu agar setiap orang mengelola dengan lebih baik tantangan lingkungan pada garda depan lokal, regional dan global.”

Setelah melewati tahapan seleksi yang ketat, 10 tim masuk dalam daftar pendek untuk mengikuti babak final yang diselenggarakan pada 29 Oktober 2015 di Singapura. Dua dari 10 tim yang masuk babak final berasal dari ITS, yaitu tim dari Jurusan Teknik Kimia dan tim dari Jurusan Transportasi Laut. Dalam sesi ini, setiap tim memaparkan proyek yang mereka usulkan, menjelaskan prototipe dan mendemonstrasikan bagaimana prototipe bekerja. Tim Jurusan Teknik Kimia berhasil memenangkan hadiah kedua (SGD 6000) dan tim Jurusan Transportasi Laut hadiah ketiga (SGD 4000). Hadiah pertama (SGD 10000) tidak diberikan pada kompetisi 2015 ini karena tidak ada tim yang memenuhi kriteria standar yang sangat tinggi.

Selain memenangkan hadiah kedua dan ketiga, dua anggota tim memperoleh penghargaan sebagai penyaji terbaik (masing-masing menerima SGD 200), yaitu: Jannatun Cintya Dewi dari Jurusan Teknik Kimia dan Bima Erza Zakaria dari Jurusan Transportasi Laut. (hs)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s