Categories
Articles

Beamplot, alternatif h-index

Oleh: Heru Setyawan

Institute for Scientific Information (ISI) mempromosikan beamplot sebagai alternatif h-index dalam Profiles not metrics (2019). ISI membangun karya Dr. Eugene Garfield, penemu awal dan perintis sains insformasi. Dinamakan setelah perusahaan yang ia bentuk, pendahulu dari Web of Science, ISI dibentuk kembali pada tahun 2018 dan melayani sebagai rumah untuk keahlian analitik, dipandu oleh warisannya dan diadaptasi untuk merespon kemajuan teknologi.

Beamplot dapat diakses dari Author Record dalam Web of Science. Author Record adalah himpunan dokumen yang sepertinya ditulis oleh orang yang sama. Record bisa lengkap. Akan tetapi, dokumen penulis bisa muncul pada banyak record, atau record bisa mempunyai dokumen yang mungkin salah dimasukkan. Informasi yang dimasukkan dalam Author Record meliputi:

  • Published name. Nama yang dipublikasikan yang berasal dari nama penulis dalam artikel.
  • Organizations. Diambil dari alamat dalam artikel.
  • Publications List. Menyaring publikasi dari posisi author.
  • Author Metrics (Citation Network). Author metrics menayangkan h-index penulis.
  • Author Position. Author position menayangkan persentase dari berapa kali penulis menjadi First Author, Last Author atau Corresponding Author.
  • Claim My Record. Untuk megklaim publikasi oleh penulis dalam Web of Science.
  • Web of Science Author Impact Beamplots. Akan dibahas secara lebih rinci di bawah.

Beamplot pertama kali diperkenalkan oleh Lutz Bornmann dan Werner Marx dari Max Plack Society dan dikembangkan untuk scientometric data pada tahun 2014. Keuntungan beamplots adalah sebagai berikut:

  • Mengkontekstualisas artikel penulis agar cocok untuk dibandingkan
  • Perubahan kinerja penulis dapat dilihat sepanjang karir penulis
  • Evaluator dapat melihat perubahan kinerja selama karir
  • Menghalangi ketergantungan pada satu ukuran tunggal yang konteks dan nuansanya kurang

Author Impact Beamplot Summary manampilkan tiga poin:

  • Minimum publication percentile
  • Overall median publication percentile (ditunjukkan oleh lingkaran hijau)
  • Maximum publication percentile

Persentil minimum dan maksimum dihubungkan oleh sebuah beam (garis), yang menunjukkan rentang persentil. Di Publons, beamplot hanya muncul pada researcher’s private dashboard, seperti ditunjukkan pada Gambar 1 untuk tampilan umum Private Dashboard saya, yang apabila digulung ke bawah akan ada beamplot (Gambar 2). Cara membaca beamplot disajikan pada Gambar 3.

Gambar 1. Tampilan Private Dashboard pada Publons.com setelah Log in.
Gambar 2. Beamplot yang ada di Private Dashboard saya.
Citation counts are from Web of Science Core Collection; citation percentile data are from InCites
Author Impact Beamplot data is built on a researcher’s articles and review documents over their career.
Gambat 3. Bagaimana cara membaca beamplot.

Informasi publikasi bisa dilihat dengan mengarahkan kursor ke titik dalam tampilan beamplot. Sebagai contoh, lihat Gambar 4, ketika kursor digerakkan ke titik dengan lingkaran hijau tahun 2019, akan muncul informasi publikasi pada titik itu, yakni: 52nd percentile in 2019, dst.

Gambat 4. Melihat informasi publikasi.

By Lab Elkimkor

We belong to the Department of Chemical Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s