Categories
Articles

ORCID iD: Pengenal digital permanen peneliti global

Ketika saya pada awal tahun ini (2019) mengirim naskah untuk dipertimbangkan diterbitkan di Cellulose (Springer Nature), di borang isian Author ada pilihan untuk mengisi identitas ORCID (Identifier). Karena memang saya sebelumnya sudah mendaftar dan punya akun ORCID, maka saya bisa segera mengisi kolom tersebut. Ternyata, ketika naskah saya diterima (lihat naskah), ORCID iD tertera dalam naskah tersebut (lihat Gambar 1). Begitu juga ketika mengirim naskah ke Advanced Powder Technology (Elsevier) beberapa bulan kemudian, hal yang sama juga diminta, bahkan sepertinya diwajibkan. Karena ketika ORCID iD belum diisi, isian author tertulis belum lengkap dan tidak dapat lanjut ke tahap berikutnya. Lalu, apakah sebenarnya ORCID? Mengapa penerbit besar sekelas Springer Nature dan Elsevier mencantumkan ORCID iD sebagai pengenal penulis?

Gambar 1. ORCID iD dicantumkan di dekat nama penulis sebagai tanda pengenal.

ORCID iD (selajutnya akan disebut iD) adalah pengenal digital permanen yang dikeluarkan oleh ORCID, sebuah organisasi nirlaba yang didukung oleh komunitas global organisasi anggota (1107 organisasi dan 21 konsorsium), yang meliputi institusi penelitian, penerbit, pemberi dana, asosiasi profesi, penyedia layanan, dan pemangku kepentingan lain dalam ekosistem penelitian. Daftar organisasi dan konsorsium anggota ORCID dapat dilihat di sini. iD ini dapat dimiliki dan dikontrol oleh pemiliknya, dengan melakukan registrasi (di sini), yang membedakan peneliti satu dengan peneliti lain. iD ini dapat dihubungkan dengan informasi profesi, mis.: afiliasi, hibah, publikasi, mitra bestari (penelaah sejawat), dan lain-lain. iD ini juga dapat digunakan untuk membagi informasi peneliti dengan sistem lain, yang menjamin peneliti tersebut dikenali untuk semua kontribusinya, meghemat waktu dan kerepotan, dan mengurangi resiko kesalahan.

Gambar di atas (Feature image) adalah laman ORCID iD saya, sebagai contoh tampilan laman seorang peneliti yang sudah terdaftar. Tampilan lengkapnya dapat dilihat di sini. Karena ORCID telah menjadi bagian dari infrastruktur digital yang lebih lebar yang dibutuhkan oleh peneliti untuk berbagi informasi pada skala global, ada baiknya kita, peneliti dari Indonesia, memanfaatkan ini untuk kepentingan pengenalan dunia penelitian di Indonesia di mata peneliti dunia. Ini juga dapat merangsang peneliti Indonesia untuk melakukan penelitian dengan baik dan penuh integritas sehingga mampu menembus jurnal internasional bereputasi, yang pada gilirannya, akan menaikkan martabat peneliti Indonesia di mata dunia.

Untuk melakukan registrasi untuk mendapatkan identifier ORCID iD, klik di sini.

Heru Setyawan

By Elkimkor

We belongs to the Dept. of Chemical Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember. We aim to advance chemical engineering education through research on processing natural resources by addressing issues on energy, biomedical, and environmental.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s