Sendai, Jepang, 31 Juli 2026 – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Tohoku University secara resmi memulai implementasi program ITS–Tohoku Bilateral Collaboration melalui penyelenggaraan Kickoff Workshop yang berlangsung di Kampus Tohoku University, Sendai, Jepang, pada Jumat (31/7/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan kolaborasi bilateral yang akan berlangsung selama dua tahun ke depan dengan dukungan program kerja sama internasional antara Indonesia dan Jepang melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional-Japan Society for the Promotion of Science (BRIN-JSPS). Workshop mempertemukan para profesor, peneliti, serta mahasiswa dari kedua institusi untuk menyusun agenda kolaborasi yang mencakup riset, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia.
Workshop dibuka oleh Dr. Yuta Nakayashu dari Tohoku University selaku tuan rumah. Dalam sambutannya, Dr. Nakayashu menjelaskan tujuan utama pembentukan kerja sama antara ITS dan Tohoku University serta berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama periode kolaborasi. Ruang lingkup kerja sama meliputi penelitian bersama, pertukaran mahasiswa dan dosen, pengembangan kegiatan pendidikan, hingga penjajakan program double degree untuk jenjang doktoral.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi ilmiah dari para anggota tim peneliti. Sebanyak tiga profesor dari Tohoku University (Dr. Yuta Nakayasu, Prof. Hiroya Abe, dan Prof. Takaaki Tomai) dan tiga profesor dari ITS (Prof. Siti Machmudah, Prof. Heru Setyawan, dan Dr. Wahyudiono) memaparkan kepakaran, capaian penelitian, serta peluang sinergi riset yang dapat dikembangkan dalam program kerja sama ini.

Berbagai topik penelitian strategis dibahas dalam workshop, termasuk pengembangan teknologi material dan energi berkelanjutan. Salah satu tema yang dipresentasikan adalah pengembangan rechargeable aqueous aluminum-air batteries dengan memanfaatkan material berbasis sekam padi sebagai air cathode, yang menjadi salah satu fokus penelitian kolaboratif antara kedua universitas.
Selain sesi presentasi, workshop juga menjadi forum untuk mengeksplorasi peluang publikasi bersama, pertukaran mahasiswa, kegiatan joint supervision, serta pengembangan jejaring penelitian internasional yang lebih luas. Diskusi yang berlangsung aktif menunjukkan komitmen kuat kedua institusi untuk menghasilkan kolaborasi yang berdampak secara ilmiah maupun sosial.

Kegiatan ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut, termasuk agenda kunjungan peneliti, program pertukaran mahasiswa, serta pelaksanaan riset bersama yang diharapkan dapat menghasilkan publikasi internasional, inovasi teknologi, dan penguatan kapasitas akademik kedua institusi.
Melalui workshop ini, ITS dan Tohoku University menegaskan komitmen bersama untuk membangun kemitraan strategis yang berkelanjutan serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kolaborasi internasional yang produktif.


Leave a comment