Evaluasi mahasiswa terhadap pengajaran dosen

Ada aura yang berbeda ketika mahasiswa langsung berdiskusi dan berbincang-bincang dengan dosen secara langsung, yang tidak akan mereka dapatkan ketika mereka hanya membaca dan mendapatkan materi secara daring meskipun melalui video.


Sejak beberapa tahun lalu ITS telah menerapkan pemantauan terhadap dosen dalam melaksanakan tugas mengajarnya dengan memberi kesempatan kepada mahasiswa mengisi kuesioner tentang dosen di kelas yang mereka ikuti. Kuesioner ini ada dua, yaitu: kusioner mata kuliah dan kuesioner kinerja dosen. Mahasiswa harus mengisi nilai, yang kisarannya 0-4, yang masing-masing kusioner terdiri dari 9 pertanyaan. Dari hasil penilaian tersebut akan didapatkan indeks perngajaran dosen (IPD). Nilai IPD ini juga digunakan untuk menentukan insentif kinerja ITS (IKITS) yang dibayarkan dua kali dalam setahun.

Selain penilaian yang berupa angka, mahasiswa juga diberi hak untuk memberikan komentar, saran dan kritik terhadap dosen dan mata kuliah yang mereka ikuti. Nama mahasiswa yang mengisi kuesioner dan komentar ini bersifat rahasia, dalam arti dosen yang dinilai tidak akan mengetahui satu-per satu mahasiswa yang menilai tetapi yang diberikan hanya laporan akhirnya saja (rata-rata) dan komentarnya.

Untuk semester gasal 2018, saya hanya mengajar 1 mata kuliah di program sarjana, yaitu: Kimia Fisika. Berdasarkan komentar yang diberikan oleh mahasiswa (Gambar di atas) sepertinya metode pengajaran klasik yang berupa tatap muka di kelas masih diperlukan meskipun saat ini sedang gencar-gencarnya isu Revolusi Industri 4,0 yang menuntut adanya tranformasi digital termasuk di dunia pendidikan. Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi digital telah merasuk juga ke dunia pendidikan dan ITS sebagai salah satu perguruan tinggi teknologi juga telah memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajarannya dengan learning management system (LMS) yang dikembangkan sendiri yang disebut Share ITS.

Kedekatan dosen dengan mahasiswa dan keteladanan sosok dosen masih menjadi poin penting dalam memotivasi mahasiswa untuk belajar dan lebih memahami materi yang mereka pelajari. Ada aura yang berbeda ketika mahasiswa langsung berdiskusi dan berbincang-bincang dengan dosen secara langsung, yang tidak akan mereka dapatkan ketika mereka hanya membaca dan mendapatkan materi secara daring meskipun melalui video.

Catatan akhir tahun 2018 dan awal tahun 2019 tentang pembelajaran oleh Heru Setyawan.

Telah terbit buku Kimia Fisika karya Prof. Heru Setyawan

kimiafisika

Harga: Rp. 75.000

Bisa dibeli di Lab Elektrokimia dan Korosi, Dep. Teknik Kimia ITS

atau

Transfer uang sejumlah Rp. 75.000 (harga buku) + Rp. 20.000 (ongkos kirim sampai 5 buku) ke rek: 00141772828 (BNI) a.n. Heru Setyawan. Konfirmasi disertai bukti tranfer dan alamat kirim ke: setyajp@yahoo.com.

Satu lagi karya berupa buku diterbitkan oleh Prof. Heru Setyawan, buku Kimia Fisika. Buku ini disusun untuk mengakomodasi kurikulum baru Teknik Kimia ITS (kurikulum 2009) dimana thermodinamika yang dulunya masuk dalam kuliah ini semuanya dimasukkan di mata kuliah Thermodinamika. Sementara, buku-buku kimia fisika yang ada umumnya sebagian besar bahasannya bertumpu pada thermodinamika.

Kimia fisika adalah studi tentang prinsip fisika yang mendasari sifat dan perilaku yang mengatur sistem kimia. Dalam kimia murni, kimia fisika biasanya dibagi menjadi empat bidang: thermodinamika, kimia kuantum, mekanika statistika dan kinetika. Thermodinamika adalah sains makroskopis yang mempelajari hubungan antar berbagai sifat kesetimbangan dari sistem dan perubahan sifat kesetimbangan dalam proses. Kimia kuantum membahas aplikasi mekanika kuantum terhadap struktur atom, ikatan molekul dan spektroskopi. Sains thermodinamika adalah sebagai akibat dari apa yang terjadi pada tingkat molekul (mikroskopis). Tingkat molekul dan makroskopis dihubungkan satu sama lain oleh cabang ilmu yang disebut mekanika statistika.

Kinetika adalah studi tentang kecepatan proses seperti reaksi kimia, difusi dan aliran muatan listrik dalam sel elektrokimia. Teori kinetika menggunakan bagian yang relevan dari thermodinamika, mekanika kuantum dan mekanika statistika. Prinsip kimia fisika menyediakan kerangka untuk semua cabang kimia dan teknik.

Buku ini ditujukan untuk kuliah program sarjana dalam kimia fisika untuk, khususnya teknik kimia, meskipun dapat juga digunakan untuk bidang teknik secara umum. Dalam penulisan, keempat bidang diatas tidak dibagi secara tegas, tetapi suatu topik yang memerlukan penjelasan dari bagian lain akan secara langsung diberikan disitu.

Buku ini ditulis dengan mengingat agar penulisannya jelas, tepat dan cukup mendalam tetapi tetap mudah untuk diikuti. Beberapa penurunan detail tidak diberikan tetapi tinjauan tentang hal itu diberikan sehingga bagi yang tertarik bisa membaca sendiri pustaka yang diberikan.

Buku ini terdiri dari enam bab yang meliputi: (1) wujud zat, (2) teori kinetika gas, (3) sifat transport, (4) larutan, (5) elektrokimia dan (6) permukaan dan koloid. Topik yang dibahas merupakan dasar bagi kuliah berikutnya seperti Operasi Teknik Kimia, Sistem Utilitas Pabrik Kimia, Proses Perpindahan, dan sebagainya.

Dalam Bab 1, tinjauan ulang tentang wujud zat yang berupa gas, padat dan cair diberikan. Teori tentang perubahan fasa dan kesetimbangan fasa satu komponen zat murni dibahas dengan detail untuk memberikan pengertian yang lebih baik tentang faktor-faktor yang memengaruhi perubahan fasa. Perilaku gas ideal dan keberlakuannya yang menghubungkan parameter makro seperti tekanan, volume dan suhu dibahas secara rinci. Penyimpangan gas ideal dari gas nyata diberikan dengan konsep faktor kompresibilitas. Konsep tersebut dicoba untuk dijelaskan dengan teori van der Waals. Teori zat padat yang meliputi ikatan kimia dalam zat padat dan kristalografi juga dipaparkan. Untuk zat cair, karena tidak ada keteraturan yang jelas, teori tentang zat cair belum bisa dijelaskan dengan baik.

Bab 2 membahas tentang teori kinetika gas sebagai salah contoh bagaimana mengembangkan teori dalam sains yang kemudian bisa dibuktikan dengan percobaan. Teori kinetika gas merupakan dasar untuk mengembangkan beberapa sifat transport seperti viskositas, konduktivitas dan difusivitas gas yang dibahas dalam Bab 3. Dalam Bab 3, selain sifat transport gas, sifat transport untuk zat cair dan zat padat juga dibahas. Selain itu, pendekatan yang detail daripada pendekatan teori kinetika gas untuk memperkirakan sifat transport gas juga dibahas, meskipun penurunan detailnya tidak diberikan.

Bab 4 membahas tentang larutan, terutama larutan dimana pelarutnya adalah air. Ada dua jenis larutan yang dibahas, termasuk sifatnya, yaitu: larutan non-elektrolit dan larutan elektrolit. Sifat penting yang dibahas adalah sifat koligatif larutan dan untuk larutan elektrolit, sifat transport lain yang meliputi konduktivitas, mobilitas ion, dan sebagainya, juga dibahas.

Bab 5 membahas tentang elektrokimia dan aplikasinya. Beberapa teori dasar elektrokimia, terutama dari sudut pandang thermodinamika (sistem dalam kesetimbangan) dibahas secara detail. Aplikasi industri untuk analisa dan contoh proses elektrolisa untuk produksi juga diberikan.

Bab 6 membahas tentang permukaan dan koloid. Teori adsorpsi isothermis umum diberikan dan contoh model adsorpsi isothermis yang banyak digunakan, yang meliputi: isothermis Langmuir, Friendlich dan BET, dipaparkan. Jenis-jenis koloid dan faktor yang memengaruhi stabilitas koloid dibahas secara rinci.

Cara beli (Harga Rp. 75.000):

  • di Lab Elektrokimia dan Korosi, Dep. Teknik Kimia ITS.
  • Isi formulir di bawah setelah transfer Rp. 75.000 (harga buku) + Rp. 20.000 (ongkos kirim sampai 5 buku) ke rek: 00141772828 (BNI) a.n. Heru Setyawan